Puisi _Request 3
"Hati" Naluri manusia Tak pernah luruh pada takdir Batin membrontak Akal menggugat Logika menggerutu Di lintas waktu Seteru nafsu iman Digelar di atas sasana hati Saling menghantam Satu tumbang, lainnya menang Satu riang, lainnya terbenam Lika liku dunia Demikianlah... Terus saja di perbudak oleh rasa ego Satu sisi tak mau mengalah Satu sisi tak boleh mengemis Itulah hati, berpikir mereka tidak pernah merasa bersalah Hingga terbesit sebongkah pertanyaan "Mengapa aku harus menambah beban diri sendiri Menjadi hati yang tersakiti" "Ramadhan" Bulan teristimewah di antara lainnya Penuh rahmat yang di nanti seluruh umat Dalam jiwa yang rapuh Berharap ampunan Dalam lapar dan dahaga Doa doa beralas tangan Memohon ampunan Hidup yang berlumur dosa Menunduk mengingat maut Bibir yang diramaikan dzikir Mata bercahaya kasih menyapa Tak ada musuh yang tak dimaafkan Tak ada benci berlama di hati Tak ada insan yang dilukai Semua melebur pada indahnya Ramadhan Su...