Kumpulan Sajak Sajak Kronis
__Malam rasanya hanya kakuan. Angin telah jadi semati tugu. Bulan tergulung asap kerinduan. Merangkak pelan dari ujung Sukma. Gelap dan itu saja yang ada disini. Hujan mulai mengetuk pintu rumah. Dan kata-kata jatuh begitu saja. Barangkali kebahagiaan persinggahan yang sebentar Berjalan dari satu kehampaan ke kehampaan yang lain. __Seperti nya memang hanya gelap yang mampu melukiskan malam Disertai hawa dingin, sebagai pemanis ranumnya semesta, Membalur sendi sendi suka atau nestapa Mengistirahatkan sebagian jiwa yang mabuk asmara " tuk tak lupa atas nikmat-Nya yang nyata" Selamat malam __Hujan adalah kenangan yang teramat getir Bukan syahdu tapi pilu bercampur sendu Menjelmah puisi yang paling rintih Mengeja setiap rintik yang mengantarkan bait bait pilu Sampai pun dingin menjamah raga Dingin pelan pelan meningkat, semakin tinggi, semakin pekat Kemudian hanyut memunguti masa lalu Menanam rindu yang be...