Puisi Requets
"Uang" Kita di jajahi sebuah kertas Yang ragam warna dan angkanya Yaa itulah uang Yang katanya bukan segalahnya Seng penting bahagia. Namun yang di yakini tak kunjung benar, Yang di benarkan tak kunjung di pakai, Mau berputar atau beredar, Mau sekedar saja atau berdebar-debar, Sampai kau tiba pada sadar. Bahwa, uang adalah segalanya Walau uang tak bisa di bawah sampai alam akhirat, Namun tanpa uang hidup kita seakan terasa setengah sekarat. Kiat mencari uang, Kuat bertahan hidup, Giat meneruskan nyawa. Andai hidup tak melulu uang, Andai uang tak melulu makan, Andai makan tak diteriaki lambung, " Ah mungkin perutku damai tak mengait lapar". Andai Hanya andai Seringnya badai. " Malam tanpa kabar" Malam adalah jalan rindu Menuju galau tanpa lika-liku. Meski hujan kerap jatuh membasahi genteng Tetap bertahan dengan rasa tanpa raga Sebab kecemasan yang melanda. Apa kabar gundah? Sunyi yang pekat ini akan tinggal Hingga fajar beranjak, Lengah akan lelap...