Sebatas Kisah yang di Rencanakan_Puisi

Tuan...
Kau tahu? Apa yang lebih berat dari rindu?.
Menunggu. Entah sampai kapan aku terus menunggu tanpa ada kepastian.
 
Di antara kita terselip
Sekumpulan kisah yang hanya di rencanakan.
Kau mensketsakan masa depan bersamaku, 
Begitu indah... 
Namun, kapan?
Kapan direalisasikan?
Akhhh, tanya kapan realisasi itu terlalu cepat.
Harusnya yang ditanyakan dulu;
Kenapa tidak saja merajut status? Bukankah sketsa itu bisa diwarnai dengan status yang jelas? 

Apa iya kamu hanya menunggu waktunya?.
Tuan...
Kita tidak menunggu waktu,
Tapi waktu yang menunggu kita.
Mungkin maknanya kesan memaksa. 
Bukan. Aku tidak memaksa,
Aku hanya tidak mengerti alurnya yang berkeliaraan,
Menjelajahi waktu, demi mencari sebuah jawaban
Yang menghantui dalam mimpi dan tidur
Menghambatkan untuk bergerak.
Apakah aku harus maju tanpa arah?
Ataukah mundur teratur?.

Kalimantan, 08 Oktober 2022

@fafakhafifa

Comments

Popular posts from this blog

Mari jangan bertanya

Kumpulan Puisi HTS

Kumpulan Puisi Puisi Kesepian