Puisi_Request 1

 "Hopes"
 
Tuhan,
Bisakah skenarioku,    
Skenario-Mu juga?
Haruskah, boleh dipaksakan?
Akhiri imajinasiku tahun kemarin
Jika masih ada yang harus kukikis di 
Pangkal tahun ini bantulah aku
 Menyampulnya ke kedalaman memori
Sampai pun kerak-kerak di kepala.

Tuhan
Semogahku telah tumbuh diantara sekian nafas
Siramlah doa- doa yang telah terpanjat
Di lahan bumi
Pupuklah dengan bahagia
Agar meyuburkan makna
Semogah rencana-rencana baik yang tersusun rapi,
Dalam kepala lekas terlaksana.

  "Sendiri"

Aku masih sendiri
Dan hanya ingin sendiri

Kesibukanku kian menebar
Menjelmah virus yang ganas menyerang

Ku pelintirkan kesibukan itu
Seorang diri,
Tidak bersedih
Juga merasa lelah

Aku
Masih betah bertahan
Masih bisa berjalan
Melangkah ke depan
Tak mesti di gandeng

Ketauhilah
Sebaris niat masih melekat di sanubari
Sebait rencana tersusun rapi di lebam memori.

"Berkenalan"
 
Untuk kamu
Bolekah saya meminta?
Ajari saya cara lafal nama.
Biarkan saya persentil potret.
Biarkan saya lihat kuasa akan rupa.

Karena
Asing bagi saya
Untuk bisa meraba
Dan pegang seluruh raga

Jadi tolong bantu saya untuk melingkar kan fakta
Di dalam tempurung kepala
Yang akalnya tak seberapa
Kenyataan sebenarnya
Siapakah kamu ini?
 
_01 Januari 2022 

@fafakhafifa

Comments

Popular posts from this blog

Mari jangan bertanya

Kumpulan Puisi HTS

Kumpulan Puisi Puisi Kesepian