Puisi_Tahan - Sesak - Meledak

Hari ini aku tertawa
Seolah duniaku sedang baik-baik saja
Sampai pada akhirnya aku pulang
Mendapati diri dalam kebingungan, kesedihan dan tidak mengerti dengan apa yang sedang dijalani

Adakah yang lebih rapuh dari hati?
Yang pandai berdusta di balik senyum penghias bibir
Berpura-pura saat gemuruh yang tak tahan menahan.
Penat menjadikan sesak nafasku
Dan membuatku membungkam.

Kebungkamanku adalah tumpukan kesabaran yang tertahan
Dan terus berjejalan memenuhi isi kepala dan dada
Ingin melisankan untuk melepas sesak
Tapi kelu menjadikanku membatu,
Di ujung yang berbeda

Tiap kali kudengar jantungku sendiri menjerit tidak teratur kacaulah keseimbanganku,
Yang biasanya mudah aku tega, menjadi tidak tahan pada bayang merana,
Kewarasanku seakan sudah sirna dan logika telah terdisipasi hingga tak berbentuk logika.

Sungguh aku punya batas kesabaran
Aku bisa jatuh dan tak berdaya kapanpun
Aku butuh dunia sendiri
Untuk melepaskan sesaknya

Akhhhhhh
Ingin ku melebur
Bergulat dalam emosi dan nafsu
Meraih puncak kenikmatan semu
 
Kalimantan
 
@fafakhafifa

Comments

Popular posts from this blog

Mari jangan bertanya

Kumpulan Puisi HTS

Kumpulan Puisi Puisi Kesepian