Posts

Showing posts from May, 2022

Literasi~KELAM 2

Keretakan dalam sebuah hubungan, di sebabkan oleh hal yang sepele. Terciptanya ketidak nyamanan, kurangnya kepercayaan, sampai tidak akur sekali pun hanya karena hal yang sepele antara sepasang kekasih/pasutri.  Kita mungkin bertanya karena ketidaksadaran kita, kenapa sih bisa berakhir kaya gini, kayak gitu, kenapa bisa putus dan sebagainyalah? Apasih hal yang sepele itu? Laki-laki yang tingkat keposesifannya tinggi, cemburuan dengan pasangannya Kemudian dianggap berlebihan bahkan tidak nyaman bagi seorang perempuan. Dan perempuan yang selalu ngepost gambar cowoknya di media sosial, sampai  si cowok merasa risih karena di anggap alay.  Terkadang perempuan  juga ngambekan  jika si cowok tidak melakukan hal yang sama seperti ia lakukan  (post gambar dirinya), nah dari situ akan muncul rasa kecurigaan yang mendominasi pada dirinya. Sebagian orang dalam sepasang kekasih/pasutri mungkin sadar tapi tidak mau di anggap pelaku, selalu beranggapan dirinyalah korban,...

Literasi~KELAM

Kamu lagi di fase yang mana? Mencintai namun tidak dicintai? Menjalin hubungan tanpa ada rasa kenyamanan dan cinta "antara terpaksa/tidak enakkan dengan doi" Menyukai dalam diam, "kode dan kepekaan yang berperan" Atau mungkin lagi di fase kalian don't care terhadap cinta? Well menurut ku itu semua pilihan masing-masing. Kenapa bisa jadi pilihan? Karena kamu sudah tau bahkan sangat sadar bahwasannya si dia tidak mencintai kamu, kamu menjalin hubungan tanpa ada perasaan, and you don't care about love. Saya katakan itu pilihan, barangkali ada the reason/alasan yang tersirat dalam aksaramu. Dan itu hanya kamu sendiri yang tau But aku pengen nanya satu hal perihal alasan kalian, disini aku bukan karena ahli tentang cinta, atau karena dunia percintaanku sukses lahir batin, aku bahkan selalu gagal dalam urusan cinta.  hehehe kok jadi curhat gini sih..... Okay lanjut, apakah alasan yang kamu ciptakan hadirkan dalam pikiranmu itu menjamin kamu bahagia, atau kamu bisa...

Sajak Request

 "Cinta Beda Keyakinan" Tak ada yang lebih menyakitkan  daripada cinta beda  keyakinan. Saat kita yakin dia jodoh kita, dia malah yakin ada sosok lain yang lebih pantas untuknya. Bukankah cinta tak mengenal agama? Di saat agama menjadi batasan atas cinta yang dimiliki, Tuhan seakan mengikat kita dalam satu perbedaan yang tak layak namun indah. Aku tidak mengerti mengapa Tuhan menciptakan  sebuah rasa. Rasa dalam satu cinta, namun beda keyakinan. "Cinta Beda Kasta" Kasih, aku gila dibuat cintamu Pada kamu yang terkekang suku, kasta dan masyarakatmu. Mencintaimu hanyalah kecemasan, Maka dari itu aku bercermin, melihat rupa, melihat kasta, meyakinkan diri, agar nantinya tidak kecewa. Aku tak lagi mengharapkanmu Tapi tenang saja aku masih setia mencintaimu Sebab kasta kita berbeda  Tak perlu diperdebatkan  Tak perlu dipaksakan  Biarkan saja.... Cinta ini sebatang kara. "Cinta Beda Perasaan" Segamblang ini Kuhamparkan segala  cita rasa yang terpendam d...

Kumpulan Sajak-Sajak Resah

  Aku telah menjadi angin Yang mengusap keningmu dengan mesra Saat kau merasa baik baik saja dan aku tidak. Aku telah menjadi bumi Yang rela kau injak agar segala inginmu terlaksana Aku telah menjadi laut Yang kedalamannya tak mampu kau ukur dengan akalmu Berjuta kata ingin kugunakan untuk menjelaskan kerisauan ini, Memaparkan bagaimana kondisi hati yang berperang meneguhkan diri Aku tahu kecewa tak dapat dihindari Kelak, semua akan berlalu hilang bagai debu.  Begitu pun dengan sikapku yang tak ubahnya  Dari mengabari atas rasa cinta berlebihan yang tersita oleh kesibukan di benakmu. Bila diizinkan memilih, Beri spasi agar aku mampu membenah diri dengan keadaan kini. 13 Mei 2022 Di ujung malam Kantuk mengutuk mata yang enggan terpejam Hati merutuki sesuatu yang mengganjal di pikiran  Dalam gulita yang panjang Pikiran berkelana mencarimu dalam hayalan Tanpa suara aku mengeja nama yang terus kumunajatkan Harap hanyalah milikku Aku ingin mengabaikan  Mengatakan ...

Puisi Tentang Aktivitas

Image
  "Kerja" Di antara Mulut yang sibuk kerja  Dan tuli yang lembur di telinga Mata tergiur tidur Dalam buaian kasur Sedang dalam remang Hidung bergadang Bukan cium wangi kembang Tapi mengendus endus bau badan Begitulah hidup Tak perlu mengupat Cukup bertindak cepat Tak perlu berteriak Kerja, usaha dan terus bergerak @fafakhafifa

Puisi__1

 "Bingung" Riak riak kegelisahan mulai lagi Hari ini makin kuat Mencoba menerka penyebabnya Namun bertemu kebuntuan  Aku lunglai dan bingung Mencari cara mengakhiri kegundahan Tetiba petir bergetar menggelegar Aku pun teringat hati  Yang terlalu merisaukan dunia Aku terdiam dan menangis dalam diam "Saya" Saya kenapa? Mengaum dalam sendu Merintih dalam diam Tidak tahu saya di mana Mengapa saya ada Saya kenapa? Tidak mengerti engkau siapa Mengapa engkau berada Sendu dalam memanggil Diam saat bertemu Realitas virtual Dunia dalam angka Layar tak bernama “Bersyukur” Kala senja menyampa sore Malam ngintip dibalik awan Mentari yang tersenyum bangga Karena memenangkan durasi yang lama Dari keduanya Awan yang sekedar menyaksikan Tersenyum ramah tama Berlomba lomba mengejarkan waktu di dunia Jangan disombongkan Toh sudah sesuai di posisi  masing masing Planet dan galaxy berputar sesuai strategi sang khalik Berdamai dan bersyukur adalah  nikmat yang tiada tara “Mimpi” Ket...

Puisi__Memperingati Hari Kartini

  "Kartini" Hari ini negeri dipenuhi hawa cinta Hadiah dari alunan penanya yang menjadi Musuh gulita di masa ketidakberdayaan Tabah ia susuri gelap  Kelam tradisinya sendirian  Terus berjalan  hingga semakin dekat dengan cahaya terang Wanita... Yang menciptakan  harapan demi masa depan Dan mengusir kebodohan  dari kehidupan  Dengan kasih sayang Kebaya dan sanggul tak cuma pengingat tapi juga penyemangat Tak seperti Cut Nyak Dien atau Cut Meutia Yang garang angkat senjata, Kartini pun Tahu cara berjuang, dari pena jadi cahaya Lalu aksara sampai ke seberang, pena menoreh kesetaraan Kartini tak pernah mati Ia abadi dalam goresan Pena yang jadi sabda  Di tiap dada wanita berakal budi Cepat atau lambat Cahaya akan padam Senyala apapun  ia berkobar Sebab itu kartini menulis agar mudah di ingat. 21 April 2022 @fafakhafifa