Puisi tentang Kuliah
"Menunggu Kepastian Dosen"
Lelah raga ini menantimu
Tapi hati tak mau berhenti
Hati seakan terkurung dalam lelah
Letih dalam penantian
Dan berharap dalam sepi
Tapi hati tak mau berhenti
Hati seakan terkurung dalam lelah
Letih dalam penantian
Dan berharap dalam sepi
Ada yang tetap bersabar
Meskipun tak mendapatkan kabar
Tetap setia
Meskipun telah dianggap tiada
Tetap bertahan
Walaupun tanpa kepastian
Dan tetap menunggu
Sekalipun telah diacuhkan
Menunggu kepastian darimu
Itu yang membuatku tak sabar pak
"Wisuda"
Kuliah...
Pernah begitu kucintai
Saat kita tengah sibuk mencari jati diri,
Ia pernah sangat aku rindukan
Sebelum kita mengenal lambaian tangan di hari wisuda.
Oh wisuda...
Kunantikan hari itu
Dimana rasanya sedikit senang
Banyaknya gundah
Kalimat yang tengah berkecamuk dalam benak;
"Kemana harus melangkah?
Bagaimana haru memulai?"
Apalah artinya dari kata " wisuda",
Yang dikenal baju maupun seragamnya mulus nan sempurna,
Akankah sesempurna itu ketika cari kerja?
Dandan berglamoran,
Akankah seglamoran itu lapangan kerja?
Ahhhh kau butuh orang dalam, katanya....
Kita hanyalah statistik angka-angka
Yang berserakkan di sejarah alumni.
Kita hanyalah remah roti
Yang tersudut di kaki penguasa
Akhhhh....
Dilema dan tidak berstruktur
Kalimat itu merajalela di pikiran. Penat!
@fafakhafifa
Yogyakarta, 28 Desember 2022
Comments