Posts

Puisi_Tahan - Sesak - Meledak

Hari ini aku tertawa Seolah duniaku sedang baik-baik saja Sampai pada akhirnya aku pulang Mendapati diri dalam kebingungan, kesedihan dan tidak mengerti dengan apa yang sedang dijalani Adakah yang lebih rapuh dari hati? Yang pandai berdusta di balik senyum penghias bibir Berpura-pura saat gemuruh yang tak tahan menahan. Penat menjadikan sesak nafasku Dan membuatku membungkam. Kebungkamanku adalah tumpukan kesabaran yang tertahan Dan terus berjejalan memenuhi isi kepala dan dada Ingin melisankan untuk melepas sesak Tapi kelu menjadikanku membatu, Di ujung yang berbeda Tiap kali kudengar jantungku sendiri menjerit tidak teratur kacaulah keseimbanganku, Yang biasanya mudah aku tega, menjadi tidak tahan pada bayang merana, Kewarasanku seakan sudah sirna dan logika telah terdisipasi hingga tak berbentuk logika. Sungguh aku punya batas kesabaran Aku bisa jatuh dan tak berdaya kapanpun Aku butuh dunia sendiri Untuk melepaskan sesaknya Akhhhhhh Ingin ku melebur Bergulat dalam emosi dan nafsu M...

Puisi Risau

Aku pernah bermimpi  Hingga aku lupa cara bangun Pernah sibuk Hingga lupa cara tidur   Aku juga pernah bahagia Tapi aku lupa cara bersyukur Aku pernah menderita Dan aku lupa cara bersabar   Sampai akhirnya aku pernah terluka Dan aku baru sadar tentang cara keduannya; bersyukur dan bersabar Luka yang didapat mungkin tak seberapa Namun mampu mengingatkan pada keselahan dan dosa Itu semua keserakahanku Dan pada akhirnya, kita sudah digariskan oleh Tuhan Merasa risau pertanda kamu kufur pada Tuhanmu  

Literasi Drama Kehidupan

     Masa semester tua adalah masa yang sangat mengguncangkan. Bukan karena lelah fisiknya, tapi karena lelah batin dan mentalnya yang jatuh bangun.       Selalu ada waktunya:     _ Memikirkan mahluk yang diciptakan tuhan berupa laki-laki, yang selalu tidak mau mengerti, dan mahluk yang datang bersinggah hanya sementara waktu yang  mana seperti jelangkung, datang tanpa di undang dan pergi tanpa pamit.     _ Memikirkan tugas akhir, dibuat pusing dan lelah oleh dosen pembimbing.     _Memikirkan setelah lulus, kemana harus melangkah?     _Bagaimana harus mendapatkan apa yang diinginkan?     Ingin  memilih berdiam diri  menikmati hidup dan menunggu jalan yang diberikan Tuhan, Itu sangat tidak memungkinkan. Ada banyak utang dan tuntutan di belakang.       Kala malam kian melarut, pikiran semakin boros mengalir,  Detak jarum jam dan jantung sal...

Kumpulan Puisi Tentang Rumah

"Rumah"   Rumah adalah  Tempat ternyaman Dikala kamu lelah dan letih, Tempat ternyaman  Tuk kamu meneduh segala asa dan pengorbanan, Tempat berkeluh kesah, Karena kesedihan yang dibagi akan kurang Dan kesenangan dibagi akan berlipat, Berbagilah sebanyak yang kamu bisa di dalam rumah itu. Dan rumah adalah Gerbang yang mengantar rindu pulang  Kepada ingatan Kepada apa-apa yang dilahirkan jarak dan perpisahan, Jika jarak begitu tersiksa Dan kesendirian adalah derita Maka pulanglah pada rumah Pada tanah lapang di persimpangan Ada rumah rindu dengan kehangatan  Yang menanti jiwamu pulang.     "Rindu Rumah"   Mata lelah terjaga, Dari rasa yang yang tak bisa diungkap. Menatap langit langit kamar kosan, Tanpa mengerti, Namun sedikit gelisah, Hingga kujumpa angan  Tenggelam di antara rindu.   Dan,,,ya Aku rindu bangunan itu, Bangunan yang di sebut rumah, Ada kehangatan di dalamnya, Dan kenangan-kenangan yang tak mampu terlupakan dalam rumah itu. ...

Agustus_Puisi

Rupanya Agustus masih menggantung dimatamu, Bahkan kau rangkai menjadi simpul mati. Bagaimana dengan September? Sementara, rindu di bulan Agustus belum terjeda. Akankah berlanjut di September?  Rasanya Agustus terasa berjalan terlalu tergesa? September segara datang menyapa.   Tuan... Agustus yang kau utus akan pergi dengan rindu yang telah pupus September yang kau nanti akan hadir dengan cinta yang tak akan mati Lalu bulan-bulan nostalgia setelahnya akan hadirkan bahagia Yang tak hanya sebatas utopia semata Karena aku tak ingin menjadi sejarah bagimu Yang hanya kan kau kenang Di saat angin di bulan September datang Kuingin ada di setiap helaan waktumu Kuingin hadir disetiap derai tawa dan urai tangismu Dengan senyum yang sumringan Rasa syukur merambah jiwa,  Mari berjalan bersama tanpa lelah    Kalimantan, 31 Agustus 2022  @fafakhafifa

Literasi~"Persinggahan yang ada hikmahnya"

Dalam perjalanan hidup, akan selalu ada orang yang datang dan pergi. Akan selalu ada orang-orang yang menjadi penolong, dan ada pula orang-orang  yang akan menjadi penghalang. Ada yang tinggal untuk waktu yang lama, ada pula yang hanya singgah sementara waktu. Mereka semua dapat pergi dengan alasanya masing-masing. Dan nyatanya, memang benar TIDAK ADA yang AKAN SELAMANYA BERSAMA kita. Tapi apapun itu jangan jadikan itu semua membuatmu sedih untuk waktu yang lama. Bersyukurlah untuk pertemuan kalian, bersyukur karena dia sempat mampir dan  membuat kamu bahagia. Ketika orang itu akhirnya harus pergi, kamu bukan telah membuang-buang waktumu sewaktu masih sama dia. Akan selalu ada alasan untuk kehadirannya. Dan setiap alasan pasti selalu mengajarkan sesuatu, yaa mungkin setidaknya kita semakin mengenal diri sendiri   Tidak ada sesuatu yang kebetulan dalam hidup ini. Semua sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Seringkali kita akan dipertemukan dengan orang-orang yang tepat di...

Kumpulan Puisi Tentang Rindu

  " Rindu" Aku hanyalah seuntaian  kata yang tak mampu terucap, Syair indah sudah mati di telan pilu, Bila dirimu yang kudoakan menemani, Tapi tak jua mengamini. Dalam sepi aku terpaku, Menunggu waktu berlalu, Menghipnotis diri, menyulam rindu. Aku menaungi rindu dengan potretmu, Dan doa-doa mengadu menurunkan rintik asa untuk dipertemukan lagi.   Aku hanya pemimpi yang resah dan gelisah, Ketika mimpi untuk bertemu menjerat jiwa menutup asa. Kumimpikan untuk bertemu walau kadang menanti itu jenuh.   Rasakanlah resahku, Yang baik-baik merindukanmu, Tapi ketidakberdayaan dan waktu bersekongkol menzalimi aku.   Rindu ini adalah jeda, Saat dimana kita tak saling jumpa, Saat kesetiaan mulai diuji, Bersama godaan yang datang menyapa, Mencoba runtuhkan ketegangan hati, Walau terkadang hadir rasa ingin mendua, Masih kucoba tuk setia, Dalam setiap doa kuselipkan sebuah nama, Kuukir sebuah harapan.   Masa itu akan datang, Dimana tak ada lagi penghalang, Tak ada lagi ...

Kumpulan Beberapa Puisi Kepenatan

  "Ada apa?" Apa yang kurenungkan sore ini? Kegelisahan hati?   Dalam diam yang seolah tenang Hati tengah penuh huru-hara Sibuk merapal doa, mengiba Terus melafalkan ragam keinginan   Dalam ketakziman sujud   Bukan tentang hasrat, hanya permohonan  Untuk mampu menyamani diri ini Meski harapan yang ditoreh tidak memungkinkan Kala diam, endapan pertanyaan muncul Penuhi permukaan ingatan Mencoba cari jawaban    Di tengah riuhnya kepala yang jiwanya sudah hampa Bak tanah lapang tak berkehidupan   Ujungnya menerka siapa aku? Jati diriku adalah aku Yang menanam jati tanpa diri Dan diriku ternyata aku Yang hanya diam berdiri dengan tatapan iri   Marah tak pedulikan akibat Menuntut segala keinginan  Namun hanya bisa melihat tanpa mampu berbuat Di sudut kegelisahan  Ia menanti pulang yang hilang Bersulang dengan kesunyian tanpa kepastian.     "Pusing" Di tubuh kita Yang rapuh oleh usia, Kadang cinta kehilangan maknanya Kadang ...

Kumpulan Beberapa Puisi Sakit

  "Kecewa"   Terkadang yang ada itu tidak mesti di genggam erat Dan yang pergi tidak mesti dikejar Ada saatnya rasa ini lelah, Berubah pasif dalam segala keadaan Ada saatnya raga ini rapuh Berakibat kaki yang letih mengejarnya Mata yang redup memandangnya Bukan karena respect dan rasanya yang memudar Namun lelah mendengar semua dalihnya Jenuh dengan segala drama lidahnya Ingin berlari dari kenyataan yang menipu Tapi tak mampu Hanya bisa pasrah berserah menatap langit indah Dengan hati gundah dan kekecewaan yang mencumbu Bukan suatu hal yang tersebab luka Tapi tabiatnya yang tak pernah di rubah     "Sepi"    Aku hanyalah secarik kertas sepi tanpa puisi Bila dirimu yang ku doakan menemani Tapi tak jua mengamini Dalam sepi aku terpaku Menunggu waktu berlalu Sembari mendengar alunan syahdu Ada rasa yang kian pekat mengganggu Apakah itu rindu? Entahlah biarkan saja Hanya hatiku dan Tuhan yang tahu Berpilin sunyi, puisi mendaki sepi Berupaya puitis meski hati ter...

Kumpulan Puisi Tentang Keraguan

  "Ragu"   Kita tidak pernah berencana mencintai dan merindu pada siapapun Maka jalan ini adalah takdir   Dimana aku selalu reingkarnasi Dengan berbagai nama Dengan berbagai wajah Dengan berbagai kisah   Kisah pilu bagi hati yang ragu Harus mundur teratur ataukah maju tanpa arah? Ragu untuk melangkah  Memperjuangkan asa dan cita Meskipun aku tahu Keraguan adalah buah dari rasa percaya diri yang kurang utuh.  Rasa itu akan kembali tumbuh menjadi utuh ketika buih-buih prasangka dibuang jauh-jauh. Tak apalah,,, Getir ini biarkan ku resapi dengan perlahan  Tugasmu tetaplah bahagia Soal diriku biar kutangani, Ketauhilah, sisa-sisa bayangmu masih setia menemaniku. Sebab sudah takdirku menjadi semu Sebatas menjadi ragu dan angan-angan yang terbiar berlalu.  Adakah dia menyukai ku? Di penghujung lelah, Aku terbungkam Namun tidak diam Hanya memendam  Sebongkah pertanyaan mengorek Yang kerap menghujam   Adakah dia menyukai ku Sedang binar kegundah...