Posts

Kumpulan Beberapa Puisi Kepenatan

  "Ada apa?" Apa yang kurenungkan sore ini? Kegelisahan hati?   Dalam diam yang seolah tenang Hati tengah penuh huru-hara Sibuk merapal doa, mengiba Terus melafalkan ragam keinginan   Dalam ketakziman sujud   Bukan tentang hasrat, hanya permohonan  Untuk mampu menyamani diri ini Meski harapan yang ditoreh tidak memungkinkan Kala diam, endapan pertanyaan muncul Penuhi permukaan ingatan Mencoba cari jawaban    Di tengah riuhnya kepala yang jiwanya sudah hampa Bak tanah lapang tak berkehidupan   Ujungnya menerka siapa aku? Jati diriku adalah aku Yang menanam jati tanpa diri Dan diriku ternyata aku Yang hanya diam berdiri dengan tatapan iri   Marah tak pedulikan akibat Menuntut segala keinginan  Namun hanya bisa melihat tanpa mampu berbuat Di sudut kegelisahan  Ia menanti pulang yang hilang Bersulang dengan kesunyian tanpa kepastian.     "Pusing" Di tubuh kita Yang rapuh oleh usia, Kadang cinta kehilangan maknanya Kadang ...

Kumpulan Beberapa Puisi Sakit

  "Kecewa"   Terkadang yang ada itu tidak mesti di genggam erat Dan yang pergi tidak mesti dikejar Ada saatnya rasa ini lelah, Berubah pasif dalam segala keadaan Ada saatnya raga ini rapuh Berakibat kaki yang letih mengejarnya Mata yang redup memandangnya Bukan karena respect dan rasanya yang memudar Namun lelah mendengar semua dalihnya Jenuh dengan segala drama lidahnya Ingin berlari dari kenyataan yang menipu Tapi tak mampu Hanya bisa pasrah berserah menatap langit indah Dengan hati gundah dan kekecewaan yang mencumbu Bukan suatu hal yang tersebab luka Tapi tabiatnya yang tak pernah di rubah     "Sepi"    Aku hanyalah secarik kertas sepi tanpa puisi Bila dirimu yang ku doakan menemani Tapi tak jua mengamini Dalam sepi aku terpaku Menunggu waktu berlalu Sembari mendengar alunan syahdu Ada rasa yang kian pekat mengganggu Apakah itu rindu? Entahlah biarkan saja Hanya hatiku dan Tuhan yang tahu Berpilin sunyi, puisi mendaki sepi Berupaya puitis meski hati ter...

Kumpulan Puisi Tentang Keraguan

  "Ragu"   Kita tidak pernah berencana mencintai dan merindu pada siapapun Maka jalan ini adalah takdir   Dimana aku selalu reingkarnasi Dengan berbagai nama Dengan berbagai wajah Dengan berbagai kisah   Kisah pilu bagi hati yang ragu Harus mundur teratur ataukah maju tanpa arah? Ragu untuk melangkah  Memperjuangkan asa dan cita Meskipun aku tahu Keraguan adalah buah dari rasa percaya diri yang kurang utuh.  Rasa itu akan kembali tumbuh menjadi utuh ketika buih-buih prasangka dibuang jauh-jauh. Tak apalah,,, Getir ini biarkan ku resapi dengan perlahan  Tugasmu tetaplah bahagia Soal diriku biar kutangani, Ketauhilah, sisa-sisa bayangmu masih setia menemaniku. Sebab sudah takdirku menjadi semu Sebatas menjadi ragu dan angan-angan yang terbiar berlalu.  Adakah dia menyukai ku? Di penghujung lelah, Aku terbungkam Namun tidak diam Hanya memendam  Sebongkah pertanyaan mengorek Yang kerap menghujam   Adakah dia menyukai ku Sedang binar kegundah...

Literasi~"Kita Memang BEDA dan nggak Mungkin bersama"

__ Tidak ada yang lebih sakit dari  kisah di bulan juni. Berawal dari kisah di bulan april, yang pintu hatinya dibuka karena kenyamanan yang datang, dan memilih jatuh cinta kembali. Dia datang membawa jutaan  kasih dan sayang Dan aku membuka pintu menyambutnya namun kami BEDA, bukan karena kasta atau perasaannya, tapi imannya.  Katanya cinta tidak pernah salah Tapi saat cinta itu datang dengan  sejuta perbedaan Apa yang bisa diperbuat? Banyak yang bilang, kalau perbedaan itu akan melengkapi sebuah hubungan Lantas bagaimana dengan iman kita yang tetap kuat satu sama yang lain? Pada suatu malam, kala gelap semakin pekat aku dan dia ngobrol panjang, hingga dilema datang menyiksa saat dia mengatakan unek-unek yang tersimpan di hatinya. sesekali ia bertanya; "Duhai kasih, mana yang kamu pilih, milih jalan tengah, sama-sama keluar dari keyakinan kita kemudian kita bersama? atau mengganti cinta, dan pisah bersamaku" Pilihan itu sulit ku pilih,  dilema yang menyiksa sam...

Sajak tersekiannya

Aku memilih spasi perihal cinta Entah ini karena dikecewain masa lalu atau bukan, Apa mungkin ini sebuah kegigihanku yang menginginkan cinta yang sewajarnya ? Karena yang aku harapkan keberadaanku dihargai, Yang aku temui hanya  selalu ingin menang sendiri, Dikendalikan egonya sendiri, Hingga aku yang harus selalu mengalah. cinta selalu bisa memperbaharui diri sendiri, tersebab luka yang berlapis-lapis, atau rindu yang tak kunjung habis Yang pada akhirnya memilih spasi. Walaupun spasi itu akan menghadirkan rindu Dan rindu itu sendiri ialah ketiadaan Rindu dengan kekecewaan.    _14 Juni 2022   Ada yang datang namun hadirnya aku abaikan Ada yang diam namun hadirnya aku harapkan Mencintainya adalah kelebihan untukku Dan kelemahanku adalah tidak dicintai olehnya   Tersadar di sekian detik... Sekiranya adaku hanya akan menyusahkannya. Biarlah tak apa, Aku memilih diam dalam dunia sepiku Yang hanya diriku sendiri yang tahu Sebab aku tahu, Rasa peduli itu adalah hal ya...

Literasi~KELAM 2

Keretakan dalam sebuah hubungan, di sebabkan oleh hal yang sepele. Terciptanya ketidak nyamanan, kurangnya kepercayaan, sampai tidak akur sekali pun hanya karena hal yang sepele antara sepasang kekasih/pasutri.  Kita mungkin bertanya karena ketidaksadaran kita, kenapa sih bisa berakhir kaya gini, kayak gitu, kenapa bisa putus dan sebagainyalah? Apasih hal yang sepele itu? Laki-laki yang tingkat keposesifannya tinggi, cemburuan dengan pasangannya Kemudian dianggap berlebihan bahkan tidak nyaman bagi seorang perempuan. Dan perempuan yang selalu ngepost gambar cowoknya di media sosial, sampai  si cowok merasa risih karena di anggap alay.  Terkadang perempuan  juga ngambekan  jika si cowok tidak melakukan hal yang sama seperti ia lakukan  (post gambar dirinya), nah dari situ akan muncul rasa kecurigaan yang mendominasi pada dirinya. Sebagian orang dalam sepasang kekasih/pasutri mungkin sadar tapi tidak mau di anggap pelaku, selalu beranggapan dirinyalah korban,...

Literasi~KELAM

Kamu lagi di fase yang mana? Mencintai namun tidak dicintai? Menjalin hubungan tanpa ada rasa kenyamanan dan cinta "antara terpaksa/tidak enakkan dengan doi" Menyukai dalam diam, "kode dan kepekaan yang berperan" Atau mungkin lagi di fase kalian don't care terhadap cinta? Well menurut ku itu semua pilihan masing-masing. Kenapa bisa jadi pilihan? Karena kamu sudah tau bahkan sangat sadar bahwasannya si dia tidak mencintai kamu, kamu menjalin hubungan tanpa ada perasaan, and you don't care about love. Saya katakan itu pilihan, barangkali ada the reason/alasan yang tersirat dalam aksaramu. Dan itu hanya kamu sendiri yang tau But aku pengen nanya satu hal perihal alasan kalian, disini aku bukan karena ahli tentang cinta, atau karena dunia percintaanku sukses lahir batin, aku bahkan selalu gagal dalam urusan cinta.  hehehe kok jadi curhat gini sih..... Okay lanjut, apakah alasan yang kamu ciptakan hadirkan dalam pikiranmu itu menjamin kamu bahagia, atau kamu bisa...

Sajak Request

 "Cinta Beda Keyakinan" Tak ada yang lebih menyakitkan  daripada cinta beda  keyakinan. Saat kita yakin dia jodoh kita, dia malah yakin ada sosok lain yang lebih pantas untuknya. Bukankah cinta tak mengenal agama? Di saat agama menjadi batasan atas cinta yang dimiliki, Tuhan seakan mengikat kita dalam satu perbedaan yang tak layak namun indah. Aku tidak mengerti mengapa Tuhan menciptakan  sebuah rasa. Rasa dalam satu cinta, namun beda keyakinan. "Cinta Beda Kasta" Kasih, aku gila dibuat cintamu Pada kamu yang terkekang suku, kasta dan masyarakatmu. Mencintaimu hanyalah kecemasan, Maka dari itu aku bercermin, melihat rupa, melihat kasta, meyakinkan diri, agar nantinya tidak kecewa. Aku tak lagi mengharapkanmu Tapi tenang saja aku masih setia mencintaimu Sebab kasta kita berbeda  Tak perlu diperdebatkan  Tak perlu dipaksakan  Biarkan saja.... Cinta ini sebatang kara. "Cinta Beda Perasaan" Segamblang ini Kuhamparkan segala  cita rasa yang terpendam d...

Kumpulan Sajak-Sajak Resah

  Aku telah menjadi angin Yang mengusap keningmu dengan mesra Saat kau merasa baik baik saja dan aku tidak. Aku telah menjadi bumi Yang rela kau injak agar segala inginmu terlaksana Aku telah menjadi laut Yang kedalamannya tak mampu kau ukur dengan akalmu Berjuta kata ingin kugunakan untuk menjelaskan kerisauan ini, Memaparkan bagaimana kondisi hati yang berperang meneguhkan diri Aku tahu kecewa tak dapat dihindari Kelak, semua akan berlalu hilang bagai debu.  Begitu pun dengan sikapku yang tak ubahnya  Dari mengabari atas rasa cinta berlebihan yang tersita oleh kesibukan di benakmu. Bila diizinkan memilih, Beri spasi agar aku mampu membenah diri dengan keadaan kini. 13 Mei 2022 Di ujung malam Kantuk mengutuk mata yang enggan terpejam Hati merutuki sesuatu yang mengganjal di pikiran  Dalam gulita yang panjang Pikiran berkelana mencarimu dalam hayalan Tanpa suara aku mengeja nama yang terus kumunajatkan Harap hanyalah milikku Aku ingin mengabaikan  Mengatakan ...

Puisi Tentang Aktivitas

Image
  "Kerja" Di antara Mulut yang sibuk kerja  Dan tuli yang lembur di telinga Mata tergiur tidur Dalam buaian kasur Sedang dalam remang Hidung bergadang Bukan cium wangi kembang Tapi mengendus endus bau badan Begitulah hidup Tak perlu mengupat Cukup bertindak cepat Tak perlu berteriak Kerja, usaha dan terus bergerak @fafakhafifa

Puisi__1

 "Bingung" Riak riak kegelisahan mulai lagi Hari ini makin kuat Mencoba menerka penyebabnya Namun bertemu kebuntuan  Aku lunglai dan bingung Mencari cara mengakhiri kegundahan Tetiba petir bergetar menggelegar Aku pun teringat hati  Yang terlalu merisaukan dunia Aku terdiam dan menangis dalam diam "Saya" Saya kenapa? Mengaum dalam sendu Merintih dalam diam Tidak tahu saya di mana Mengapa saya ada Saya kenapa? Tidak mengerti engkau siapa Mengapa engkau berada Sendu dalam memanggil Diam saat bertemu Realitas virtual Dunia dalam angka Layar tak bernama “Bersyukur” Kala senja menyampa sore Malam ngintip dibalik awan Mentari yang tersenyum bangga Karena memenangkan durasi yang lama Dari keduanya Awan yang sekedar menyaksikan Tersenyum ramah tama Berlomba lomba mengejarkan waktu di dunia Jangan disombongkan Toh sudah sesuai di posisi  masing masing Planet dan galaxy berputar sesuai strategi sang khalik Berdamai dan bersyukur adalah  nikmat yang tiada tara “Mimpi” Ket...